ChatGPTImage18Jan202610.25.5

Teguran di Bawah Cahaya Ilahi

(Oleh: Al – Fakir)

Banyak orang yang sengaja menjadikan kita seolah-olah bersalah, agar dirinya terlihat benar.

Padahal kita sudah berusaha menutup aibnya, dan menjaga kehormatan sesama hamba Allah.

Tidak semua orang akan jujur pada kenyataanya. Ada yang memilih menyelamatkan dirinya, meski harus mengorban orang lain.

Namun Allah Maha Melihat, tidak ada yang tersembunyi dari Allah.

Saat itu terjadi, hati mungkin terasa sakit, bukan hanya karena ucapan manusia, tapi karena kita merasa diperlakukan tidak adil. Namun tetap tenang karena Allah tidak pernah lalai.

Firman Allah ;

Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui (QS. Albaqarah 216)

Apa yang terjadi bukan tanpa hikmah. Allah tahu segalanya, bahkan ketika manusia memutar balikan fakta.

Menjaga aib orang lain adalah ibadah. Namun jika kebaikanmu dibalas dengan fitnah, serahkan semuanya kepada Allah. Karena Dia sebaik-baiknya pembela.

Sabda Rasulullah;

Barang siapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan aherat (HR. Muslim no.2590)

Allah membalas kebaikan hambanya dengan penjagaan yang lebih mulia.

Jika manusia tidak berterima kasih, tidak apa-apa. Karena kita tidak berbuat baik demi mereka tetapi demi Allah.

Dan jika namamu di cermarkan, ingatlah-kehormatan sejati ada di sisi Allah, bukan di lisan manusia.

Mungkin Allah sedang membersihkan dosa, mengangkat derajat, dan mengenalkan kita pada hakikat dunia, bahwa keadilan yang sempurna hanya milik Allah.

Maka bersabarlah. Jangan balas kezaliman dengan kezaliman. Biarkan Allah yang membela.

Karena pembelaan dari Allah lebih sempurna dari apapun.

Ketika kita berserah diri, Allah lah yang akan menggenggam hati kita, dengan ketenangan dari Nya.

Ingat yang dinilai Allah bukan bagai mana manusia memandang kita, tetapi bagaimana iman kita tetap terjaga di tengah ujian.

Semoga Allah membersihkan hati kita dari dendam, menguatkan kesabaran, dan menjadikan setiap luka sebagai jalan menuju ridha-Nya.

Jadilah hati kita sedang belajar ihlas,sabar,tawakal hanya kepada Allah SWT.

Barakallahu fikum aj’main.


Sukamiskin

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *