ChatGPTImage23Feb202613.43.4

(Oleh: Al-Fakir)

Ingatlah

Ramadhan datang bukan untuk mengubah jadwal makan kita, tapi untuk mengubah arah hidup kita.

Banyak orang sibuk menyiapkan menu sahur, tapi lupa menyiapkan hati.

Sibuk mengejar takjil, tapi lupa mengejar ridha Allah.

Padahal, yang paling butuh dipuaskan bukan perut, tapi Iman.

Ramadhan datang setiap tahun, tapi tidak semua orang mendapatkanya kembali.

Sebagian sudah di panggil Allah, sebelum sempat memperbaiki diri.

Maka jika hari ini kita masih bernafas, itu tanda Allah masih memberimu kesempatan.

Firman Allah dalam surah Al-Baqarah, 183 ;

“Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Tujuan puasa bukan sekedar menahan lapar, tetapi membentuk TAQWA, hati yang selalu sadar bahwa Allah melihat.

Taqwa itu bukan teori, ia hidup didalam keputusan qalbun kita ;

– saat ingin marah, kita harus menahan.

– saat ingin curang, kita harus jujur.

– saat ingin lalai, kita kembali.

Ramadhan adalah sekolah jiwa.

Rasulullah bersabda;

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka di ampuni dosa-dosanya.”

Puasa,akan  bernilai disisi Allah bukan karena kuat menahan lapar, tapi karena hatinya penuh keihklasan.

Masalah terbesar manusia bukan kurang uang, bukan kurang waktu,

Tapi,

Kurang dekat dengan Allah.

Saat hati jauh dari-Nya, semua terasa sempit.

Banyak orang terlihat kuat di luar, tapi rapuh di dalam.

Tersenyum di depan manusia, menangis sendirian di malam hari.

Karena mereka mencari tenang ditempat yang salah.

Ketahuilah;

Tenang tidak datang dari;

– like manusia

– pujian manusia

– harta manusia

Tenang datang dari ridho Allah..

Jika Allah bersamamu, siapa yang bisa menjatuhkan mu?

Jika Allah menjagamu apa yg perlu kita takutkan?

Masalah,

bukan tanda Allah membencimu,

Sering kali, itu tanda Allah sedang mendidikmu.

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berkata ;

“Ya Allah…

Aku ingin pulang bukan ke dunia, tapi kepada Mu.”

Dengan hati yang bersih.

Dengan iman yang hidup.

Coba tanya ke hati kita hari ini;

– apakah shalatku sudah khusuk?

– apakah Qur’anku sudah hidup?

– apakah doaku masih jujur?

Jangan sampai ramadhan berlalu hati kita tetap sama.

Ramadhan bukan tentang berubah sementara.

Tapi tentang memulai;

Hidup yang lebih dekat dengan Allah.

Bukan hanya sebulan…

Tapi seumur hidup

Kita tata hati kita agar lebih tenang, kuat lebih dekat dengan Allah.

Marilah kita saling menguatkan di jalan Iman.

Karena perjalanan menuju Allah lebih indah jika ditempuh bersama.

Barakallahu fikum aj’main.


Sukamiskin

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *