Pontianak – Sebanyak 26 SMA di Kalimantan Barat tuntas direvitalisasi pada 2025 dengan total anggaran Rp36,16 miliar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar.
Program di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan ini menyasar perbaikan ruang kelas, fasilitas belajar, hingga sarana penunjang yang sebelumnya mengalami kerusakan. Hingga kini, progres revitalisasi telah mencapai 100 persen dan sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa.
Adapun beberapa sekolah yang sudah di revitalisasi tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Kalbar diantaranya seperti SMAN 1 Bengkayang, SMAN 2 Meliau, SMAN 2 Kelam Permai dan beberapa sekolah lainnya.
Plt. Kepala Disdiknud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri mengatakan bahwa revitalisasi ini tidak didasarkan pada dana APBD melaikan melalui bantuan dari pusat.
“Pak gubernur kerap melakukan lobi ke kementrian atau DPR RI, hasilnya kita dapat dana revitalisasi dari pusat,” ujar Faisal.
Adapun beberapa perbaikan yang dilaksanakan antara lain pembangunan unit sekolah baru, saran dan prasarana, pembangunan toilet atau jamban di sekolah, Pembangunan Turap/Bronjong Dinding Penahan Tanah (DPT), Rehabilitasi Ruang Kelas (Rehabilitasi Ruang kelas).
Revitalisasi ini menunjukan sasaran Gubernur Kalbar, Ria Norsan dalam hal peningkatan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Kalbar.