ChatGPTImage27Jun202610.59.2

(Oleh: Al-Fakir

Tetaplah berbuat baik, berhati baik, berniat baik.

Bukan karena kita adalah orang paling baik, tapi karena apapun yang kita lakukan, akan kembali ke diri kita sendiri.

Ada kalanya kebaikan kita tidak dihargai. Niat baik kita disalah fahami. Senyumu tak dibalas. Dan usahamu tak dianggap.

Dan disitu hati kita diuji: apakah kita berbuat baik untuk manusia…atau untuk Allah?

Allah berfirman;

“Jika kamu berbuat baik,bearti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri ; dan jika kamu berbuat buruk, maka akibatnya kembali kepada dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra’:7)

Allah menegaskan bahwa kebaikan tidak pernah hilang. Meskipun manusia tidak membalas, Allah menyimpanya, dan efeknya kembali kepada hatimu, hidupmu, dan ahiratmu.

Karena sejatinya, kita tidak pernah benar-benar berbuat baik untuk orang lain. Kita sedang berbuat baik untuk diri kita sendiri.

Sabda Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat ihsan(kebaikan) setiap perkara.”(HR. Muslim)

Ihsan adalah puncak kesadaran bahwa apapun yang kita lakukan..Allah melihatnya.

Dan semua kebaikan itu akan kembali kepada kita dengan cara yg tidak selalu kita duga.

Tetaplah baik, meski tidak ada yang melihat.

Karena Allah selalu melihat apa yang manusia abaikan.

Tetaplah lembut, meski dunia kadang keras.

Lembut mu bukan kelemahan, tetapi kekuatan yang Allah cintai.

Tetaplah berniat baik, meski niatmu sering di salahfahami.

Allah tahu isi hatimu kebih dari apa yang manusia duga.

Biarkan orang lain untuk menjadi dirinya…dan kita tetap menjadi diri kita ; yang berusaha dekat dengan Allah lewat kebaikan-kebaikan kecil.

Karena kebaikan itu seperti benih, ditanam hari ini, tumbuh di waktu yang tepat dan kembali kepada penanamnya.

Jika kamu berbuat baik, Allah lembutkan hatimu.

Allah luaskan rezekimu.

Allah jaga langkahmu.

Tidak ada kebaikan yang sia-sia.

Tidak ada.

Maka tetaplah menjadi baik, bukan untuk dipuji, bukan untuk dihargai, tapi untuk menjaga jiwamu sendiri, agar tetap dekat dengan Allah.

Barakallahu fiikum aj’main.

Sukamiskin

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *