WhatsAppImage2026-06-17at12.58.21

Pontianak, 17 Juni 2026 — Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kalimantan Barat yang diwakili Sekretaris Umum Mei Purwowidodo bersama Budi Hariansah menghadiri kegiatan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia yang digelar pada Rabu (17/6/2026) di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Rakerprov tersebut dihadiri seluruh Pengurus Provinsi cabang olahraga anggota KONI Kalbar serta 14 KONI kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Hadir pula perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin, S.E., M.M., Ketua KONI Kalbar Daud Yordan, serta Drs. Sugeng Hariadi, M.M. yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam agenda Rakerprov, sejumlah pemaparan strategis disampaikan sebagai bagian dari evaluasi dan penyusunan arah kebijakan olahraga prestasi di Kalimantan Barat.

Perwakilan KONI Pusat menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dimulai dari proses yang terencana dengan baik. Proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan prestasi atlet di berbagai tingkatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Barat dalam paparannya mengingatkan bahwa pelaksanaan Porprov Kalbar 2026 perlu mempertimbangkan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Hal tersebut harus disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah, terutama sebagai dampak kebijakan efisiensi yang saat ini sedang diterapkan.

Adapun paparan dari KONI Kalbar menitikberatkan pada dua agenda utama, yakni rencana program kerja KONI Kalbar tahun 2026 serta pembahasan mengenai peraturan mutasi atlet menjelang pelaksanaan Porprov Kalbar XIV Tahun 2026.

Seluruh materi yang telah dipaparkan kemudian dibahas lebih lanjut dalam sidang komisi yang terbagi dalam dua kelompok pembahasan.

Komisi A membahas bidang organisasi dan kelembagaan, sedangkan Komisi B fokus pada evaluasi, strategi, serta target pembinaan prestasi olahraga di Kalimantan Barat.

Sekretaris Umum PELTI Kalbar, Mei Purwowidodo, berharap seluruh pembahasan dalam forum tersebut dapat melahirkan keputusan strategis yang segera diwujudkan dalam program nyata.

“Diharapkan hasil rumusan dari Komisi A dan Komisi B nantinya dapat disimpulkan dalam bentuk rekomendasi Rakerprov sebagai program kerja tahun 2026 yang segera ditindaklanjuti demi kemajuan olahraga Kalimantan Barat,” ujar Mei Purwowidodo.

Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan KONI Kalbar di bawah kepemimpinan Daud Yordan.

“Melihat komposisi kepengurusan KONI Kalbar saat ini yang didominasi generasi muda, saya optimistis KONI Kalbar akan menghadirkan nuansa baru yang lebih progresif dalam upaya meningkatkan prestasi dan memperbaiki peringkat Kalimantan Barat pada ajang PON mendatang di NTB dan NTT,” tambahnya.

Rakerprov KONI Kalbar 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar cabang olahraga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga guna membangun sistem pembinaan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi.

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *