GAPENSI Kalbar Dukung Renovasi Bertahap Pendopo Gubernur, Langkah Tepat Menjaga Aset Daerah
PONTIANAK — Keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Ria Norsan untuk melakukan renovasi secara bertahap terhadap Pendopo Gubernur Kalimantan Barat dinilai sebagai kebijakan yang tepat dan patut mendapat apresiasi dari seluruh elemen masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Mei Purwowidodo selaku Ketua Umum GAPENSI Kalimantan Barat. Menurutnya, renovasi pendopo bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan langkah penting dalam menjaga aset strategis milik daerah yang selama ini menjadi bagian dari simbol pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat.
“Pendopo Gubernur sudah berdiri sejak tahun 1982 dan sepanjang yang kami ketahui belum pernah mengalami renovasi besar sejak pertama kali dibangun. Secara teknis, usia bangunan yang sudah cukup lama tentu memerlukan perhatian serius agar tidak mengalami kerusakan yang semakin berat,” ujarnya.
Mei Purwowidodo menjelaskan, apabila renovasi terus ditunda, maka risiko kerusakan akan semakin besar dan pada akhirnya membutuhkan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi di kemudian hari. Karena itu, keputusan melakukan renovasi secara bertahap justru menunjukkan kehati-hatian pemerintah dalam mengelola aset daerah.
Ia juga menilai kebijakan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang membuka area pendopo menjadi ruang publik bagi masyarakat merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Namun konsekuensinya, fasilitas bangunan harus berada dalam kondisi aman, nyaman, dan representatif karena intensitas penggunaannya semakin tinggi.
Selain bangunan utama, terdapat beberapa bagian pendopo yang memang membutuhkan perhatian, termasuk area guest house yang mengalami kerusakan akibat dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurut Mei Purwowidodo, masyarakat tidak perlu melihat renovasi pendopo sebagai sesuatu yang bertentangan dengan pembangunan infrastruktur lainnya. Program pembangunan infrastruktur daerah tetap berjalan sesuai perencanaan dan menjadi bagian dari agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
“Pendopo Gubernur bukan hanya bangunan pemerintahan. Ini adalah salah satu wajah Kalimantan Barat. Lokasinya berada di jalan protokol dan menjadi representasi daerah. Sudah sewajarnya bangunan penting seperti ini tampil terawat, anggun, dan mencerminkan kebanggaan daerah,” tegasnya.
Karena itu, GAPENSI Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Pemerintah Provinsi untuk melakukan renovasi pendopo secara bertahap, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset daerah sekaligus mempersiapkan fasilitas publik yang lebih baik bagi masyarakat.
GAPENSI Kalimantan Barat mengajak seluruh masyarakat melihat kebijakan ini secara objektif sebagai investasi jangka panjang dalam merawat aset daerah yang memiliki nilai sejarah, fungsi pemerintahan, serta menjadi bagian dari identitas Kalimantan Barat.
