(Oleh: Al Fakir)
Setiap detik dan menitnya,
waktu menjadi saksi terhadap setiap ibadah serta amalan yang kita kerjakan.
Baik besar maupun kecil,
amal baik dan buruk akan memperoleh balasan dari-Nya.
Demikian pun dengan napas yang masih tersisa,
ia akan terus berjalan menuju ke gerbang kematian.
Usiamu yang saat ini masih tersisa pada diri kita sungguh sangat tak ternilai harganya
sebab, esok hari belum tentu menjadi milik kita.
Maka itu, tambahlah ibadahmu
Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata; “Tiada yang pernah kusesali selain keadaan ketika matahari tenggelam, ajalku berkurang (usia bertambah), namun amalanku tidak bertambah.”
Sahabatku, Semakin tua seharusnya sudah siap-siap menghadapi kematian.
Orang yang cerdas itu adalah orang yang mempersiapkan kematian
dan mempersiapkan bekal untuk hidup setelah kematianya.
(HR. At-Tirmidzi)
Semoga kita selalu sehat wal’afiat dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Barrakallahu fikum aj’main
Sukamiskin,