ChatGPTImageDec24202508_22_33A

(Oleh: Al – Fakir)

Hakikat dari rezeki kita adalah apa yang kita konsumsi dan yang kita manfaatkan.

Sementara yang kita kumpulkan belum tentu menjadi jatah rezeki kita.⁣⁣
⁣⁣
Dalam hadis dari Abdullah bin Sikhir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ;


Manusia selalu mengatakan;

“Hartaku, hartaku.” padahal hakekat dari hartamu – wahai manusia – hanyalah apa yang kamu makan sampai habis, apa yang kami gunakan sampai rusak, dan apa yang kamu sedekahkan, sehingga tersisa di hari kiamat.
(HR. Ahmad 16305, Muslim 7609 dan yang lainnya).⁣⁣
⁣⁣
Karena itu, sekaya apapun seseorang, sebanyak apapun penghasilannya dia tidak akan mampu melampaui jatah rezekinya.⁣⁣
⁣⁣
Seseorang yang punya satu ton beras, dia hanya akan makan sepiring atau 2 piring nasi.

Seseorang yang memiliki seratus mobil, dia hanya akan menggunakan satu mobil saja

Seseorang yang memiliki 100 rumah, dia hanya akan menempati satu ruangan.
⁣⁣
Padahal semua yang kita kumpulkan, sudah pasti akan dihisab oleh Allah.
Oleh karenanya pergunakan harta perolehanmu dengan baik dan benar utk berhidmat di jalan Allah.

Ya Allah Ya Rabb ;

Tempatkanlah kami, sekeluarga kami, sahabat  – sahabat kami, selalu dalam perlindungan-Mu untuk hari ini, esok, dan seterusnya.

Aamiin Yaa Mujibbassaa’illin

Barakalahu fikum aj’main

Sukamiskin.

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *