001053000_1766137741-IMG-20251219-WA0016

Ilustrasi. banjir di Jakarta (Foto: Pradita Utama/detikFoto)

Oleh: Tri Budiarto (77/KT/1422/UGM)

Ketua Umum Senat Mahasiswa Fahutan UGM, Periode 1980-1982

 

Tak sempat menyebut asma Tuhan

Tak mungkin kabarkan duka pada kolega

Tak mungkin berkirim berita walau sebait kata

Tak sempat memohon pertahankan nyawa walau sekedip mata


Sukma itu  telah terlepas tinggalkan raganya

Antar keduanya tak pernah setia apalagi abadi selamanya

Raga itu kini menjadi jasad yang tergeletak kaku tak bernyawa

Diselimuti lumpur pekat bercampur daun dan kulit kayu


Makna tragedi, buatku melebihi kata dahsyat   

Kematian bukan sekadar angka penyusun lembaran data belaka

Tapi kematian adalah mengabarkan tentang siapa kita

Bagaimana manusia memaknai rimba raya dan satwa di dalamnya


Buatku, satu nyawa hilang adalah sebuah tragedi

Tak mungkin terganti dengan sekadar ungkapan prihatin belaka

Apalagi berebut kamera dan berjanji hampa

Banjir bandang itu, telah membuat banjir air mata di mana-mana


Yang tersisa hanyalah kehancuran dan luka yang menganga

Harta tak lagi tersisa, harapan dan asa tak lagi dipunya

Ramai orang berceloteh tentang karma alam terhadap manusia

Walau biasa hanya sekejap, kemudian segera lupa


Murkanya manusia, bila ia memporak porandakan rimba

Sekadar membalak, sirnakan rimba, tuk segera meraup harta

Tanah  dan bebatuan digali, temukan emas dan batu berharga

Semangatnya sama, menjual semua isi didalamnya


Murkanya alam, bila air mencari arah  alirannya sendiri

Bila bebatuan menggelinding kebawah mengikuti gravitasi  

Bila hancurkan rumah dan ladang padi di bawahnya

Bila teriakan dan tangisan saling bersahutan, getarkan hati


Buatku, satu nyawa hilang adalah sebuah tragedi

Satu nyawa hilang adalah penanda, alam sedang meronta

Satu nyawa hilang adalah adalah bukti rakusnya manusia

Itulah makna nyawa yang hilang, bukan sekadar angka dan kata

 

(Tepian Sungai Kapuas, 4 Januari 2025)    

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *