(Oleh: Al-Fakir)
Sering kali kita merasa kelelahan karena berlari mengejar sesuatu yang kita anggap sebagai “milik kita.”
Padahal hakikatnya, diri kita sendiri pun adalah “milik-Nya.”
“Innalillahi wainnailaihirrojiun.”(sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada Allah kami akan kembali), qs. Al-Baqarah 156.
Ayat ini bukan hanya untuk diucapkan pada saat ada yang meninggal, tapi nasihat untuk hati yang sedang merasa kehilangan;
Bahwa pemilik aslinya sedang memanggil kembali apa yang dipinjamkan-Nya
Melepas adalah cara terbaik untuk menggenggam.
Dalam Islam, menyadari bahwa diri dan segala isinya adalah milik Allah, adalah kunci ketenangan.
Saat kita sadar bahwa kita adalah milik-Allah, kita tidak akan lagi merasa terbebani untuk mengatur segalanya sendirian.
Kita punya Allah yang Maha Mengatur segalanya untuk milik-Nya.
Jika duniamu terasa sesak karena pengejaran yang tak kunjung usai, ingatlah pesan ini;
Kita milik Allah, dan kepada – Nya kita akan pulang. Jangan biarkan apa yang “kita kejar” yang membuat kita lupa pada “Siapa yang kita tuju.”
Ramadhan sebentar lagi tiba, jangan biarkan berlalu tanfa makna.
Barakallahu fikum aj”main.
Sukamiskin,