ChatGPTImage14Jul202612.07.3

(Oleh: Al-Fakir)

Meminjam syair lagunya Iwan Fals.

Bangunlah putra putri ibu pertiwi, mari mandi dan gosok gigi, setelah itu kita berjanji. Garuda bukan burung perkutut, Sang Saka bukan sandang pembalut.

Tiba-tiba,

Ketua MPR-nya bisa diutus oleh presiden : saya berangkat ke Iran sebagai utusan khusus Presiden.

Tiba-tiba;

DPR nya jadi juru bicara presiden.

Tiba-tiba;

Presidenya diberi penghargaan oleh Kapolri.

Tiba-tiba;

Militer-nya mengurus Koperasi dan bertani.

Tiba-tiba;

Polisi-nya mengurus dapur makan bergizi.

Tiba-tiba;

Undang-undangnya disahkan tanpa partisipasi.

Tiba-tiba;

Hukum-nya di kangkangi.

Tiba-tiba;

Asisten artis diangkat menjadi komisaris.

Tiba-tiba;

Semua relawan kebagian jabatan.

Tiba-tiba;

Jampidus mengundurkan diri

Kalau sudah begini, yakinkah kita kalau Indonesia kita baik-baik saja?

Rasanya jelas;

– jelas indonesia cacat kelola

– indonesia tidak baik-baik saja

– indonesia penuh inkompetensi

– indonesia jauh dari demokrasi

– jelas indonesia (isi sendiri)

Karena pada ahirnya, mengelola negara itu tidak cukup punya ambisi dan bisa orasi, apalagi modal imajinasi dan halusinasi.

Ahir kata, bangunlah putra-putri ibu pertiwi, indonesia kita butuh revolusi.

Barakallahu fikum aj’main

Sukamiskin

(sesekali nulis situasi politik, sudah lama tidur di bui)

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *