(oleh: Al-Fakir)
Dan pada ahirnya kita semua akan pergi sendirian.
Lalu dilupakan, bahkan seolah tak pernah ada.
Maka hiduplah seperti yang Rabbmu mau.
Karena hanya Dia yang tak akan pernah melupakanmu.
Akan datang hari, saat nama kita tidak lagi sering disebut
Poto kita hanya tersisa di galeri orang lain
Kamar kita dirapikan
Barang-barang kita di pindahkan
Dan dunia tetap berjalan
Seolah kita tidak pernah begitu penting di dalamnya.
Allah berfirman;
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran.185)
Maka bukan soal apakah kita akan pergi
Tapi soal;
Dalam keadaan apa kita kembali kepada Allah?.
Manusia bisa lupa, tapi Allah tidak
Manusia bisa sibuk melanjutkan hidupnya
Tapi Allah tetap mengetahui setiap amal yang pernah kita lakukan.
Allah berfirman;
“Ingatlah kamu kepada- Ku, niscaya Aku ingat kepadamu.”(QS. Al-Baqarah.152)
Maka kalau ada satu cara untuk hidup seperti yang Rabbmu mau, mulailah dari shalatmu.
Karena shalat bukan hanya sekedar kewajiban
Shalat adalah cara seorang hamba belajar pulang.
Sebelum benar-benar di panggil pulang.
Rasulullah bersabda;
“Shalatmu seperti shalatnya orang-orang yang berpamitan.”(HR. Ibnu Majah)
Bayangkan kalau shalat ini adalah shalat terahirmu
Masihkan kamu ingin terburu-buru?
Masihkan hatimu ingin pergi kemana mana?
Kalau ini shalat terahir, mungkinkah takbirmu akan lebih pelan
Bacaanmu akan lebih keras
Rukukmu akan lebih tunduk
Sujudmu akan lebih lama
Karena kamu sadar, setelah malam ini, bisa jadi bukan dunia lagi yang kamu hadapi,
Tapi ALLAH.
Allah berfirman;
“Sungguh beruntung orang-orang beriman, yaitu mereka yang khusyu dalam shalatnya.”(QS. Al-Mu’minun.1-2)
Khusyu bukan hanya tentang diamnya tubuh
Tapi hadirnya hati di hadapan Allah.
Dan dalam sujud Rasulullah bersabda;
“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud,maka perbanyaklah doa.”(HR. Muslim)
Maka jangan buru-buru dari sujudmu
Bisa jadi tempat paling rendah itu, hatimu sedang paling dekat dengan ALLAH.
Pada ahirnya semua kita akan pergi.
Sebagian akan melupakan kita
Sebagian hanya mengenang sebentar
Sebagian bahkan melanjutkan hidup seperti biasa.
Tapi Allah tidak pernah melupakan hamba yang pulang kepada-Nya.
Maka perbaiki shalatmu.
Khusyukan berdirimu
Lembutkan sujudmu
Hadirkan hatimu.
Karena bisa jadi:
Satu shalat yang kita kira biasa..menjadi sebab ALLAH menyelamatkanmu.
Dihari ketika semua manusia tidak bisa menolongmu.
Barakalahu fiikum aj’main.
Sukamiskin