WhatsAppImage2026-08-17at12.18.15

(Oleh: Hermawansyah. Aktifis 98)

Melihat ketua Dema IAIN Pontianak yang kritis tadi malam, ternyata harapan itu msh ada. Karena ciri anak muda itu: KRITIS. Mengkritisi segala hal, mempertanyakan semuanya, menggugat kemapanan semu, serta menuntut tanggung jawab generasi, adalah potret anak muda yang mengerti standing dan peran historisnya. 

Saatnya anak-anak muda, mewakili ‘amanat penderitaan rakyat, bersikap dan menegaskan posisioning. Kolaborasi biarlah jadi orkestra generasi tua, anak muda harus mengambil jarak dengan kekuasaan. Tinggal di identifikasi siapa dan dalam isu-agenda apa aja potensi aliansi gerakan kolektif lintas generasi dapat dibangun. Jangan pernah takut, sejarah membuktikan jika ‘kita memiliki keyakinan kuat didalam hati, maka alam-semesta akan bahu-membahu mewujudkannya. 

Bersuaralah, berteriak sekeras-kerasnya, menghardik kekuasaan yang pongah dan dijalankan oleh elit yang congkak. 

Bacalah keadaan hari ini, lalu tengoklah cermin sejarah, untuk merumuskan arah bangsa. Bergeraklah sekarang, jangan tunggu sampai kerusakan semakin meluas. Percayalah, ‘Tuhan Ora Sare’ dan semesta bergerak. InsyaAllah hukum alam akan bekerja sesuai ‘syariat’nya. Kebenaran pasti menemukan jalannya. Cepat atau lambat hanya soal waktu. Yang jelas, setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. 

Selamat Berjuang..!!!

M E R D E K A..!!!

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *