Menjalani kehidupan di dalam penjara, banyak orang menggap bahwa kita berada dalam titik terendah dalam hidup.
Jika mengalami situasi yang demikian, maka Allah adalah tempat kita bergantung dan berharap. Disaat seperti itu, Allah ingin kita
Kembali mendekat dan menyadari bahwa hanya Dia tempat bersandar.
Hidup dalam titik yang paling rendah ini, bisa juga menjadi awal perubahan besar yg direncanakan Allah untuk hidup kita, membuka jalan menuju kekuatan dan kebijaksanaan yg baru.
Dengan iman dan ketekunan, kita bisa bangkit lebih kuat dan bijaksana dari sebelumnya, menuju rencana yg lebih baik yang telah Allah persiapkan.
QS. Az-Zumar,ayat 153 ;
” Katakanlah; ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
QS. Al-Baqarah 153 ;
” Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
QS. Al-Insyirah; 5-6 ;
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Untuk kita yang sedang berada di titik terendah dalam hidup (penjara), tetap semangat!
Kadang, hinaan bukan karena kamu salah… tapi karena mereka tak sanggup melihat kamu benar.
Barakallahu fikum aj’main.
Sukamiskin,
Al-fakir