Oleh: Al-Fakir
Ada masa dimana diam terasa lebih nyaman, karena hanya Allah yang benar-benar paham isi hati tanpa harus kita jelaskan.
Kadang Allah menjauhkan kita dari manusia, bukan karena kita tidak berharga, tapi agar kamu kembali ke tempat yang sebenarnya–PADA SUJUD DAN DOA–
Firman Allah;
“Dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.”(QS. Qaf;16)
Allah selalu dekat dan mengetahui segalanya, baik air mata yang jatuh diam-diam, maupun doa yang tak sempat terucap.
Jangan takut merasa sendiri, karena kesendirian yang di isi dengan mengingat Allah, justru menjadi tempat terbaik menyembuhkan hati.
Rasulullah bersabda ;
“Rabb kita turun ke langit dunia setiap malam, dan berfirman ; Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan kukabulkan..”(HR. Bukhari, 1145)
Allah selalu membuka pintu bagi hamba-Nya di waktu sunyi, agar yang luka bisa pulih dalam doa malam.
Kalau kita merasa dunia terlalu bising, diam dan kembali kepada Allah–karena hanya Dia yang tahu bagaimana menenangkanmu tanpa kata.
Ketenangan bukan datang dari banyak teman, tapi dari banyaknya waktu yang kita habiskan bersama Allah.
Kadang, menjauh dari keramaian, bukan berarti menyerah, tapi sedang belajar mendekatkan pada Yang Maha Mendengar.
Saat kita sedang tidak baik-baik saja, jangan tinggalkan doa.
Karena justru disaat itu, Allah sedang sangat dekat denganmu.
Marilah kita belajar menata hati, memperbaiki diri dan menemukan ketenangan.
Barakallahu fikum aj’main
Sukamiskin,