ChatGPTImage13Feb202610.52.2

(Oleh: Al-Fakir)

Kadang kita terlalu sibuk mengejar dunia, sampai lupa dunia bukan tujuan, hanya persinggahan.

Berhentilah mengejar dunia, buatlah dunia mengejarmu.

Sebab dunia itu fana..ia hanya mengikuti hati yang dekat dengan Tuhanya.

Banyak orang berlari mengejar dunia, sampai lupa bernafas, padahal dunia tidak pernah menjanjikan ketenangan bagi yang mengejarnya. Yang mengejar, lelah. Yang kembali pada Allah, lapang.

Semakin kita mengejar dunia, semakin jauh ia berlari. Semakin kita sibuk memperindah hati, semakin dunia datang tanpa perlu kita minta.

Inilah rahasia yang jarang disadari.

Firman Allah dalam QS, At – Thalaq ayat 2-3;

“Barang siapa bertaqwa kepada Allah, Allah akan berikan jalan keluar, dan rezeki dari arah yang tidak disangka.”

Rezeki tidak datang karena kerasnya mengejar dunia, tetapi karena kuatnya hubungan dengan Allah. Dunia mendatangi kita saat tawakal kita mendahului ambisi kita.

Ketenangan bukan milik orang terkaya, tapi milik orang yang hatinya paling dekat pada Allah. Ketika hati baik, Allah akan cukupkan, bahkan sebelum kita meminta.

Sabda Rasulullah;

” Barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuan, Allah jadikan kaya dihatinya, dan dunia akan mendatanginya.” (HR. Tirmizi).

Jika ahirat yg kita kejar, dunia akan ikut.

Jika dunia yang kita kejar kita akan kehilangan keduanya.

Semua orang ingin hidup lebih baik, tapi tidak semua orang ingin memperbaiki diri. Padahal kualitas hidup bermula dari kualitas hati.

Matilah kita coba pelan-pelan berhenti mengejar.

Bukan berarti pasrah, tapi mengalihkan fokus;

Dari ambisi > ke ibadah.

Dari panik > ke tawakal.

Distulah dunia mulai mendekat dengan sendirinya.

Jangan habiskan hidup mengejar sesuatu yang hakikatnya tidak mencintaimu. Cintai Allah terlebih dahulu, maka Allah akan cukupkan seluruh gerak hidupmu.

Jika hatimu ingin lebih tenang, tidak ribut mengejar, dan belajar melepaskan dunia pusat hidupmu.

Marilah kita belajar meraih ketengan hati.

Barakallahu fikum aj’main.

Sukamiskin,

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *