27Feb202608.55.1

(Oleh: Al-Fakir)

Didikan orang tua dahulu mungkin terasa seperti jaman “VOC”, keras, tegas, dan tanpa banyak kompromi.

Tapi di baliknya, ada nilai-nilai yang kini makin langka; tanggung jawab, rasa malu, hormat dan adab.

Mereka tak banyak bicara soal “mental health”, tapi menanamkan keteguhan kewat kebiasaan kecil, bangun pagi,menghormati guru,menyapa tetangga, dan tidak membantah sebelum berpikir.

Dunia boleh berubah, tapi nilai-nilai itu jangan sampai hilang.

Karena kerasnya didikan itulah, lahir generasi yang tahu cara hidup dengan hormat dan tangguh.

Orang tua dahulu tak bicara lembut, tapi langkahnya menggetarkan hati.

Sekali menatap, anak paham.

Sekali diam, anak tahu batas.

Mereka tak butuh ancaman, cukup wibawa yang lahir dari teladan.

Sekarang,

Rasa malu berubah jadi cuek, masa bodoh.

Sopan santun dianggap kuno.

Teguran dianggap membenci, padahal itulah bentuk cinta paling jujur.

Kita terlalu sibuk melindungi perasaan, sehingga lupa melatih keteguhan.

Jangan hilangkan nilai-nilai itu.

Rasa hormat, tanggung jawab, sopan-santun, semuanya warisan tak ternilai.

Didikan orang tua dulu keras.

Tapi justru itulah yang membuat kita tahu cara bertahan tanpa mengeluh.

Ayolah, kita pertahan nilai-nilai tersebut  dengan tanggung jawab dan bagian dari adab dalam kehidupan kita.

Barakallahu fikum aj’main.


Sukamiskin

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *