WhatsAppImage2026-04-15at06.09.571

Jakarta – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan prinsip good governance dan good government di implementasikan secara konkret melalui pembenahan dan penguatan pengelolaan BUMD yang sejalan dengan visi misi Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan BUMD Kalbar dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas layanan publik dan kinerja usaha, yang dijalankan melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dalam memperbaiki kinerja tata kelola BUMD mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam waktu kurang dari satu tahun kepemimpinan, Pemprov Kalbar berhasil meraih penghargaan tingkat nasional melalui Bank Kalbar dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalimantan Barat yang memperoleh predikat Bintang 5 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/04/2026).

Hal ini sejalan dengan komitmen dalam kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan untuk mengatasi masalah keuangan daerah serta memajukan BUMD Kalbar.

Dalam kegiatan ini, pencapaian dua institusi utama di Kalbar yaitu Bank Kalbar dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalimantan Barat meraih predikat tertinggi Bintang 5. Hal ini menjadi indikator bahwa BUMD Kalbar dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kualitas layanan publik dan kinerja usaha. 

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas keberhasilan tersebut untuk Kalbar. 

“Kita sangat bersyukur. Bank Kalbar berhasil mempertahankan prestasi dengan meraih penghargaan untuk kelima kalinya dengan predikat Bintang 5. RSJ Kalbar juga meraih kategori terbaik dengan predikat Bintang 5 atas dedikasinya dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya. 

Capaian serupa juga ditunjukkan di tingkat kabupaten/kota. Sektor pelayanan air bersih menjadi salah satu yang menonjol, dengan penghargaan diraih oleh Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sintang sebagai penyedia layanan air bersih terbaik. 

Di sektor kesehatan, penghargaan juga diraih oleh Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kub Raya dalam kategori pelayanan rumah sakit

Ria Norsan juga menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Kalbar demi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat di Kalbar. 

“Penghargaan ini jangan hanya menjadi seremonial, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menekankan pentingnya peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus penyedia layanan publik. Pencapaian ini juga menjadi salah satu bentuk keberhasilan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dalam mewujudkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kalbar. 

Menurutnya, setiap BUMD minimal harus mencapai full cost recovery serta margin keuntungan sekitar 10% guna menjamin keberlanjutan usaha.

Data menunjukkan bahwa BUMD memiliki peran signifikan dalam perekonomian nasional. Tercatat terdapat 1.092 BUMD di seluruh Indonesia dengan total aset Rp1.240 triliun, total ekuitas Rp339 triliun, total laba Rp24,1 triliun, serta total dividen Rp13,02 triliun.

Kemendagri juga menekankan pentingnya kepastian regulasi dan strategi pengelolaan portofolio usaha. Pemprov sebagai pemegang saham mayoritas minimal 51% diharapkan mampu menentukan arah pengembangan BUMD secara tepat baik untuk ekspansi, penguatan fungsi layanan, maupun evaluasi kinerja.

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *