(Oleh: Al-Fakir)
Ada orang yang menzalimi, menyakiti orang lain habis-habisan, memfitnah dengan kejam, menghancurkan nama baik, bahkan sampai menginjak harga diri kita…
Tapi ternyata hidup mereka itu santai, tenang, bahagia, dan seyakin tidak akan mendapat balasan apapun dari Allah.
Dan kita yang menjadi “korban”, sibuk memulihkan diri, sibuk berjuang untuk bertahan hidup, dan bahkan di sela-selanya masih mersakan sesak, sakit, ketika mengingat semua yang terjadi.
Bahkan dalam hati kita bertanya, “Kelihatan enak sekali selesai melakukan kezaliman kepada orang lain hidupnya baik-baik saja.”?
Tidak salah memang kalau kita kecewa, marah, bahkan mau melakukan balas dendam yang setimpal.
Tapi, Allah punya cara menenangkan kita. Dan ini harus kita ingat dengan baik,
“Janganlah engkau mengira bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” (QS. Ibrahim, 42)
Tidak ada satupun yang benar-benar lolos.
Kalau mereka tidak bertobat.
Mereka tidak akan pernah benar-benar aman.
Jika sekarang kelihatan baik-baik saja, maka itu karena waktunya belum sampai kepada mereka.
Dan sebaiknya, Tidak usah mendoakan keburukan, sumpah serapah yang buruk kepada mereka.
Tidak usah juga kita repot memikirkan, kapan balasan Allah akan datang kepada mereka.
Cukup kita tahu satu hal saja tidak ada satupun kezaliman yang luput dari catatan Allah.
Lalu, kita harus bagaimana? Tenangkan hatimu,serahkan keadilan kepada Dzat Yang Maha Adil, biarkan Allah yang mengurus.
Kita fokus pada diri sendiri, menyembuhkan luka dan memperbaiki hidup.
Allah tahu apa yang mereka lakukan.
Allah juga tahu apa yg kita rasakan.
Dan setiap tetes air matamu, setiap detik, ketika kita menahan sakit, tidak akan ada yang sia-sia.
Allah akan membalas semua.
Kalau bukan di dunia, maka di ahirat, dengan balasan yang sempurna.
“Tidak ada satupun luka yang kita alami terlewat dari perhatian Allah. Tak ada satupun kezaliman akan dibiarkan tanpa perhitungan.”
Biar Allah yang membela, kita cukup sembuh dengan tenang, karena disisi Allah, semuanya akan dipulihkan dengan adil.
Allah itu maha adil, maka keadilan itu akan menemukanmu di waktu dan tempat yang tepat, bersabarlah
Barakallahu fiikum aj’main
Sukamiskin