DSC_3030-100kb

MELAWI — Persoalan petani tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan meningkatkan produksi. Ketidakpastian harga, tingginya biaya sarana produksi, keterbatasan modal, akses pasar, hingga perubahan iklim menjadi tantangan yang membutuhkan kekuatan dan kerja sama bersama.

Kesadaran tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan pelatihan penguatan kapasitas dan kelembagaan petani yang dilaksanakan oleh Lembaga Gemawan dan diikuti oleh petani dari lima desa di Kabupaten Melawi, yakni Desa Nanga Nuak, Tanjung Sari, Manggala, Landau Garong, dan Sungai Bakah.

Dalam kegiatan tersebut, petani tidak hanya mendapatkan pembelajaran mengenai pengembangan usaha tani, tetapi juga diajak memahami sejarah pertanian serta pentingnya membangun organisasi, mengelola data, memperluas jaringan, dan meningkatkan kemampuan advokasi serta negosiasi.

Melalui proses tersebut, berbagai persoalan yang selama ini dianggap sebagai masalah individu mulai dipetakan sebagai persoalan bersama yang dapat dihadapi dan diperjuangkan secara kolektif.

“Kalau sendiri-sendiri kita sulit. Kalau bersama, kita bisa saling membantu,” ujar Qinoy, perwakilan petani dari Desa Manggala.

Pelatihan ini menjadi bagian dari proses penguatan kelembagaan petani di lima desa. Gemawan mendorong agar proses tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut melalui penguatan kelompok, pengembangan usaha bersama, serta penguatan komunikasi dan advokasi dengan pemerintah maupun pihak-pihak terkait.

Bagi para petani, membangun organisasi bukan sekadar membentuk wadah bersama, tetapi juga membangun kekuatan dari desa. Dengan semakin terorganisirnya petani, semakin terbuka ruang untuk memperkuat usaha tani, memperluas jaringan, meningkatkan posisi tawar, dan memperjuangkan kepentingan bersama.

Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi petani di lima desa untuk membangun kerja sama yang lebih solid, mandiri, dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

 

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *