(Oleh: Al – Fakir)
“Orang yang bertawakkal kepada Allah, memiliki hati yang kuat. Ia tidak di pengaruhi oleh Ilusi dan tidak terguncang oleh peristiwa-peristiwa yang menimpa.”(Syaikh As Sa’dy, kitab Al Wasa’il Al Mufidah).
Normailasi tawakkal sama Allah biar hidup kokoh jalanya.
Orang yang benar-benar faham hidup itu adalah mereka yang bisa memahami bahwa tawakkal beriringan dengan ihktiar.
Mereka berusaha dengan segala cara yang halal, tapi hatinya tetap bergantung penuh pada Allah, Sang Pengatur segala sebab.
Inilah sikap yang diajarkan Islam, masuk akal, dan sesuai dengan fitrah manusia. Usaha memang ada pengaruhnya, tapi hasil ahirnya tetap di tangan Allah.
Barakallahu fikum aj’main
Sukamiskin