ChatGPT Image 26 Okt 2025, 18.25.44_11zon
(Oleh: Al-Fakir) Disaat kita memohon yang terbaik dalam doa, bersiaplah. Karena Allah kadang akan meminta kita melepaskan sesuatu yang hanya terlihat baik dimata kita, Tetapi tidak disisi-Nya.

Oleh: Al-Fakir
Disaat kita memohon yang terbaik dalam doa, bersiaplah.
Karena Allah kadang akan meminta kita melepaskan sesuatu yang hanya terlihat baik dimata kita, Tetapi tidak disisi-Nya.

Berdoa bukan sekedar meminta tetapi juga belajar percaya. Bahwa jika Allah tidak memberi yang kita mau, Dia pasti sedang menyiapkan yang kita minta.

Kita sering kali mengira “terbaik” itu yang kita inginkan.
Padahal, doa “yang terbaik” bisa jadi datang dalam bentuk kehilangan, atau arah hidup yang berubah total.

Kadang Allah tak memberi apa yang kita minta,
Karena Dia sedang MENYELAMATKANMU, dari apa yang kita tdk tahu.

Bukan karena Allah tidak mendengar, tetapi karena Dia tahu-ada sesuatu yang lebih baik di waktu yang belum tiba.

Allah berfirman ;

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al-Baqarah;216)

Ayat ini mengajarkan adab berdoa dan berharap–bahwa ” BAIK VERSI ALLAH” selalu lebih aman daripada “baik versi kita.”

Rasulullah bersabda:

“Tidak seorang hamba berdoa kepada Allah, kecuali Allah akan memberinya salah satu dari tiga hal;
– dipercepat dikabulkan,
– disimpan di ahirat
– atau dijauhkan dari keburukan yg sebanding dengannya.”( HR. Ahkmad.10749).
Doa tak pernah sia-sia, ia selalu berbuah–hanya saja bentuknya berbeda.

Jangan buru-buru kecewa saat doa tak terkabul.
Mungkin Allah sedang mengajarkan kita arti sabar yang sesungguhnya.

Berdoalah dengan hati yang ridha, bukan hanya berharap dikabulkan, tapi juga siap menerima apapun keputusan Allah.

Karena yang terbaik versi Allah, sering datang setelah tangisan dan kehilangan yang tidak kita rencanakan.
Tapi percayalah- itu selalu untuk kebaikan kita.

Kita sedang belajar menerima takdir dengan tenang dalan Genggaman-Nya.

Barakallahu fikum aj’main

Sukamiskin.

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *