(oleh: Al – Fakir)
Betapa besarnya pahala bagi pemilik akhlak mulia
Dalam hadits shohih Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda;
“Tidak ada sesuatu amalan yang jika diletakkan dalam timbangan lebih berat dari akhlak yang mulia.
“Sesungguhnya orang yang Ber-akhlak mulia bisa menggapai derajat orang yang rajin puasa dan rajin sholat.”
[HR. Tirmidzi no. 2134. Syaikh Al-Abani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih Al Jaami’ no. 5726]
Diantara akhlak yang mulia ditafsirkan oleh para salaf dengan menyebutkan beberapa contoh :
– Ramah, bermuka manis.
– Dermawan, suka memberi.
– Suka memberi kebahagiaan pada orang lain.
– Gemar melakukan kebaikan.
– Menahan diri dari menyakiti orang lain.
– Menahan amarah di hadapan manusia.
Jangan lupa berdo’a memohon kepada Allah agar kita memiliki akhlak yang mulia, dan salah satu adab dalam berdo’a yaitu memulainya dengan memuji Allah dengan Nama-Nama-Nya Yang Agung, lalu ber-sholawat baru setelah itu berdo’a.
Berikut adalah salah satu do’a yang diajarkan oleh Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam.
Dalam suatu hadits shohih, Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam memanjatkan do’a;
ALLAAHUMMAH-DINII
LI-AHSANIL AKHLAAQI,
LAA YAHDII LI-AHSANIHAA
ILLAA ANTA…”
“Ya Allah, tunjukilah padaku akhlak yang baik. Tidak ada yang dapat menunjuki pada baiknya akhlak tersebut kecuali Engkau”.
[HR. Muslim no. 771]
Salah satu waktu utama untuk berdo’a adalah:
– Ketika kita sedang sholat, yaitu saat sujud (di setiap sujud), lalu setelah tasyahud akhir (sebelum salam).
– Di sepertiga malam terakhir.
– Saat hujan turun.
– Di hari Jum’at setelah masuk waktu ‘Ashar.
– Dll.
Ya Allah Ya Rabb
Semoga Kita semua yang bangun dan sujud di sepertiga malam-Mu ini karuniakanlah kepada kami akhlak yang mulia.
Aamiin Yaa Mujibbassailin
Barakallahu fikum aj’main
Sukamiskin