WhatsApp Image 2026-02-05 at 07.05.47

Pontianak, 5 Februari 2026 — Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP INKINDO) Kalimantan Barat dipastikan akan digelar pada 8 April 2026. Namun kali ini, Musprov diprediksi bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan berubah menjadi arena pertarungan kekuatan, strategi, dan pengaruh di tubuh konsultan jasa konstruksi Kalbar.

Rapat persiapan telah digelar dan dipimpin langsung oleh Ir. Vetti Puryanti, ST, MT selaku Ketua Panitia Pelaksanaan dan Pemilihan. Tema besar yang diusung adalah:

“Menciptakan Konsultan di Kalimantan Barat yang Mandiri dan Unggul.”

Sebuah tema yang terdengar ideal. Namun di balik slogan kemandirian dan keunggulan, realitas politik organisasi mulai menunjukkan dinamika yang jauh lebih panas.

Ketua Panitia Pemilihan, Purwati, mengonfirmasi terdapat tiga bakal calon ketua yang telah resmi mendaftar

Zulham Effendy

Tirto Admojo

Dhieco Mahar Dhieca

Di permukaan, ini tampak seperti kontestasi sehat tiga kandidat. Tapi di balik layar, cerita sesungguhnya jauh lebih rumit.

Sumber-sumber internal menyebut, kubu-kubu pengaruh mulai bergerak senyap.

Ada Kubu Wibisana dan Kubu Bowo yang disebut aktif mengonsolidasikan dukungan anggota, memainkan peta suara, serta mengarahkan preferensi politik organisasi masing-masing kandidat, terutama kepada Zulham dan Tirto.

Sementara itu, kemunculan Dhieco Mahar Dhieca, figur muda dengan semangat pembaruan, menjadi warna berbeda ” Kuda Hitam “dalam kontestasi ini.

Namun di tengah tarik-menarik kepentingan, tak sedikit yang menilai kandidat muda berisiko menjadi “penyeimbang” atau bahkan bisa menjungkir balikan situasi dalam permainan besar para senior.

Musprov kali ini bukan lagi soal visi-misi semata.

Ia menjelma menjadi adu jaringan, adu pengaruh, dan adu daya tahan lobi.

Pertarungan sesama alumni teknik sipil Untan ini dipastikan memanas menjelang hari pemilihan.

Lobi-lobi tertutup, komunikasi senyap, hingga manuver dukungan diprediksi akan semakin intens demi merebut simpati anggota sebagai pemegang hak suara.

MUSPROV XI pun menjadi penentu arah masa depan INKINDO Kalbar:

apakah benar melahirkan konsultan yang mandiri dan unggul,

atau justru kembali terjebak dalam pusaran politik kelompok.

Satu hal yang pasti, hari – hari selanjutnya menjelang April nanti lobi lobi semakin kencang.

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *