(Oleh: Al-Fakir)
Laki- laki yang rajin menunaikan shalat subuh.
Tapi Bumi menelanya hidup-hidup.
Dia rajin beribadah, dia berasal dari Bani Israil. Dan ada yg mengatakan. Bahkan dia penghafal Taurat.
Namun Allah membelah bumi dan bumi menelanya hidup-hidup.
Namanya?, QORUN.
Sepupu nabi MUSA alaihissalam.
Dulu, dia adalah seorang ahli ilmu.
Dulu, ia seorang ahli ibadah.
Sekarang.
Namanya menjadi nama yang membuat hati manusia gemetar.
Jadi, apa yang terjadi?
Bagai mana seorang rajin shalat bisa berahir di telan bumi hidup-hidup?
Al-Qur’an mengingatkan kita;
“Dan kami telah memberikan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat di pikul oleh sejumlah orang yang kuat.” (QS. Al-Qashash.76)
Qorun menjadi sangat kaya raya.
Namun hatinya berubah;
“Aku memperoleh harta ini karena ilmu ku sendiri.”(QS. Al-Qashash. 78)
Ia lupa kepada Allah
Ia mulai pamer
Ia menjadi sombong atas harta yang sebenarnya adalah karunia dari Allah.
Orang-orang menasihatinya,
“Jangan engkau berbangga diri.
Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang sombong.”
“Gunakan hartamu untuk mencari kehidupan akhirat. Dan jangan lupakan orang-orang miskin.”
Namun Ia mengabaikan mereka.
Dan kemudian.
Suatu hari Qorun keluar dihadapan orang-orang.
Berpakian mewah, berhias emas, dan berjalan dengan sombong.
Orang-orang berkata;
“Wah, andai saja kita punya seperti yang Qorun punya. (QS. Al-Qashash,79)
Namun orang-orang beriman berbisik;
“Balasan dari Allah jauh lebih baik.”(QS. Al-Qashash.80)
Pada hari yang sama bumi berguncang.
Al-Qur’an berkata;
“Maka kami benamkan dia (qorun) beserta rumahnya ke dalam bumi.” (QS.Al-Qashash.81)
Tidak ada penjaga
Tidak ada emas
Tidak ada shalat
Yang menyelamatkanya.
Biarkan. cerita ini menyentuh hati kita.
Dia Shalat
Dia Religius
Dia memiliki Ilmu.
Namun di dalam hatinya;
Ada kesombongan
Ada rasa berbangga
Ada cinta dunia, melebihi akhirat.
Qorun mengajarkan kita bahwa;
“Ibadah lahiriah tidak berarti apa-apa, jika di dalam hati kita ada ke angkuhan dan merasa memiliki.”
Allah tidak hanya menginginkan shalatmu.
DIA, menginginkan kerendahan hatimu.
Rasulullah bersabda;
“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan sekecil biji sawi sekalipun (HR. Muslim)
Yang menghancurkan Qorun bukanlah dosa.
Yang mengahancurkanya adalah Ego.
Semoga ada manfaatnya.
Barakallahu fikum aj’main.
Sukamiskin,