WhatsAppImage2026-06-09at06.34.20

Pontianak, 8 Juni 2026 – Pelatihan Ahli Teknik Jalan Tahun 2026 yang diselenggarakan melalui kerja sama antara LSP Gatensi Karya Konstruksi dan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat resmi dibuka pada Senin (8/6/2026) di Hotel Grand Tulip, Pontianak.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnain. Pelatihan ini merupakan program strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang konstruksi, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pekerjaan jalan sesuai standar nasional.

Dalam sambutannya, Iskandar Zulkarnain menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah mengaktifkan kembali Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) dengan empat wilayah kerja guna mempercepat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Menurutnya, pembangunan jalan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat.

“Kompleksitas pekerjaan jalan saat ini menuntut tersedianya tenaga ahli yang tidak hanya memiliki pemahaman teknis yang kuat, tetapi juga kompeten dalam aspek regulasi, teknologi, manajemen risiko, keselamatan kerja, dan keberlanjutan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para tenaga ahli jalan tidak hanya mampu membangun, tetapi juga mampu memelihara jalan dengan baik,” ujar Iskandar Zulkarnain.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, M. Yodha Muhdiya, melaporkan bahwa pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai profesi di sektor konstruksi. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Juni 2026.

Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta disampaikan oleh RM Rustamaji dengan topik Pelaksanaan Pekerjaan Perencanaan Dinding Penahan Tanah dan Dinding Pelindung Lereng. Materi tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Kalimantan Barat yang menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Melalui pelatihan ini diharapkan lahir tenaga ahli jalan yang semakin kompeten dan profesional, sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Selesai

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *