(Oleh: Syahroni Pratama/Ketua PC IMM Kapuas Raya)
Kabut asap adalah bentuk pencemaran udara berat yang terjadi ketika uap air (kabut alami) bercampur dengan partikel-partikel gas dan debu atau asap akibat pembakaran.
Polusi ini menyebabkan dampak yang sangat krusial bagi kesehatan. Beberapa penyakit yang ditimbulkan kabut asap diantaranya ISPA, asma, penurunan fungsi paru-paru, iritasi mata, sakit tenggorokan dan beberapa penyakit lainnya.
Menurut BMKG, Kabupaten Sintang saat ini teridentifikasi memiliki kualitas udara yang bahaya. Disisi lain, banyak masyarakat terkhususnya di Kabupaten Sintang yang masih belum sadar akan bahayanya kabut asap ini. Banyak masyarakat yang masih beraktifitas diluar rumah tanpa menggunakan masker.

Persyarikatan Muhammadiyah Sintang seperti Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC), Lazismu, Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melakukan pembagian masker di sekitaran Kabupaten Sintang tepatnya di bawah jembatan Melawi pada hari Kamis, 20 Agustus 2026.
Jumlah masker yang dibagikan yaitu 84 kotak. Para pengunjung, pengendara sepeda motor dan mobil, semuanya tanpa terkecuali dibagikan masker secara gratis.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk lebih menyadarkan masyarakat agar lebih memperhatikan Kesehatan saat beraktifitas keluar rumas di masa darurat polusi yang menyerang Kesehatan.
Kegiatan ini direncanakan akan di lakukan secara berkelanjutan mengingat masih belum ada titik terang kapan kabut asap ini berakhir.