(Oleh: Al – Fakir)
Kurangilah membuktikan sesuatu pada manusia, karena:
Kecil dihina,
Banyak dicurigai
Salah dibenci
Benar sekalipun tetap di gibah.
Tak semua orang mau mengerti dan memahami kita.
Maka jangan terlalu sibuk menjelaskan apapun, dan tak perlu membuktikan diri kepada siapapun.
Mereka yang percaya tak butuh bukti; mereka yang benci, tak kan pernah percaya.
Disinilah hati perlu berhenti mencari pengakuan dan mulai menelaah ke satu tempat yang pasti ;
Yaitu Allah,
Dia yang paling tahu bagaimana dirimu sebenarnya.
Ridha Allah adalah cukup.
Ketika Allah ridha, tak penting lagi siapa yang memuji, dan siapa yg mencaci.
Biarlah manusia menilai sesuka hati, karena penilaian itu tak akan mengubah apa pun dalam hidup kita.
Barrakallahu fikum aj’ main.
Sukamiskin,