(Oleh: Al – Fakir)
Allah berfirman, dalam Al-Qur’an,
Surah Fusshilat (41) Ayat 49 yg artinya ;
Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.
Menurut Ibnu ‘Athoillah As Sakandary;
“Jangan sampai tertundanya karunia Tuhan kepadamu, setelah kau mengulang-ulang doamu, membuatmu putus asa.”
Karena DIA menjamin pengabulan doa sesuai pilihan-Nya, bukan sesuai pilihanmu; pada waktu yang diinginkan-Nya, bukan pada waktu yang kau inginkan.”
Jenderal Pembebas Al- AQSHA, mengatakan ;
“Aku meminta kekuatan, dan Allah memberikan ku kesulitan untuk mendidik aku menjadi kuat”
“Aku meminta kebijaksanaan, dan Allah mendatangkan ku masalah untuk diselesaikan”
“Aku meminta kemakmuran, dan Allah memberikan ku tenaga untuk bekerja”
“Aku meminta keberanian, dan Allah mengirimkan bahaya kepada ku untuk di atasi”
“Aku meminta cinta, tetapi Dia menghadirkan kepada ku orang-orang yang bermasalah untuk di bantu”
“Aku meminta nikmat, namun Allah memberikan aku peluang”
“Aku tidak meminta apa-apa untuk diri ku, tetapi aku menerima semua apa yang aku perlukan.”
(Shalahuddin Al-Ayyubi)
Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Yusuf ayat 100 yang artinya;
“Sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari penjara”
“Sungguh Tuhanku Maha Lembut, terhadap apa yang Dia kehendaki.
Sungguh, Dia Yang Maha Mengetahui, Maha bijaksana.”
Allah merahasiakan jawaban dari sebuah doa untuk mengetahui sejauh mana hamba-Nya sanggup untuk sabar dan percaya
“Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar” qur’an surah Ali Imran ; ayat 146.
Barakallahu fikum aj’main
Sukamiskin