Sebanyak 340 orang siswa di duga keracunan setelah menyantap MBG di Marau. Tercatat dalam Video konferen Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Ketapang Dr. Feria Ko Wira di depan puskesmas Marau. SMA 73 orang SMK 101 SMP 144 orang SD 9 orang dan 2 orang di rujuk ke rs Agusjam Ketapang.
Kejadian pada 05 Februari 2026. Adapun gejala seperti mual, muntah, sakit perut, pusing, dehidrasi. Tim kesehatan cukup sigap dalam menangani kasus ini.
Program ini bagus jika di jalankan sesuai SOP, namun sangat di sayangkan ini terjadi di Ketapang bukan hanya kali ini terjadi yang artinya harus sudah di antisipasi oleh SPPG yang menangani jangan lalai, Ujar Bung Endang Kurniawan yang dulunya sebagai Aktivis Mahasiswa di Ketapang.
Angka segitu bukan angka yang sedikit dan mereka yang terdampak adalah generasi penerus, kejadian ini tidak bisa di biarkan, pihak berwajib wajib mengusut secara tuntas dan transparan agar ke depan tidak terjadi seperti ini.
Evaluasi pihak SPPD yang menangani secara menyeluruh dan pihak SPPG Harus segera memberikan klasifikasi dan bertanggung jawab apapun ceritanya
Para orang tua, keluarga sangat kecewa dengan kinerja SPPG Marau.
Saya juga berharap apabila ada anak-anak yang merasa badan tidak enak harus segera cek ke puskesmas terdekat jangan dibiarkan.
Pungkas pemuda yang di sapa bung Endang.
Saya secara pribadi Atas nama masyarakat kecamatan Marau dan mewakili orang tua siswa siswi SMP SMA SMK Marau dengan ini menyatakan terkait ada nya program makan Gratis dari pemerintah pusat 99% sangat-sangat mengecewakan kami semua khususnya saya secara pribadi. telah merasakan secara mental anak-anak sekolah maupun secara menyeluruh kerugian yang kami rasakan,baik dari tidak bisanya masuk atau mengikuti kegiatan mata pelajaran di sekolah, menghilangkan waktu aktivitas pekerjaan kami sebagai penanggung jawab keluarga dengan adanya hal-hal yang tidak kami inginkan seperti sekarang ini.
Harapan kami sebagai orang tua Siswa-siswi seluruh kecamatan Marau agar segera di tindak lanjuti secara menyeluruh di dapur MBG kecamatan Marau Jika hal tersebut tidak diindahkan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas hal tersebut jangan salah kami untuk bertindak lebih jauh lagi. Ujar Tokoh masyarakat bernama Joko