(Oleh: Al – Fakir)
Semakin dewasa,
Kita mulai faham..
Bukan harta,
Bukan pujian,
Bukan banyaknya teman.
Yang kita cari sebenarnya hanyalah; tenang.
Tapi ketenangan tidak selalu hadir, kadang pikiran sibuk, hati sesak, hidup terasa berat.
Sampai akhirnya kita sadar, tenang itu bukan di cari keluar, tapi kembali ke Allah.
Firman Allah;
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang”(QS. Ar-Ra’d, 28).
Hati manusia tidak akan stabil tanpa Allah.
Ketentraman paling murni hanya muncul ketika hati terhubung dengan-Nya.
Mungkin hidup kita tidak mudah, tapi Allah selalu punya cara untuk menenangkan kita.
Melalui doa..
Melalui sabar..
Melalui kejadian yang tiba-tiba membuat kita mengerti.
Rasulullah bersabda ;
“Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran.”(HR. Tarmidzi)
Tenang itu buah dari sabar.
Dan sabar selalu membawa pertolongan Allah lebih dekat.
Ketenangan bukan berarti hidup tanpa masalah.
Tapi Allah membuat kita kuat menghadapi semua yang terjadi.
Bila hati kita gelisah, mungkin bukan karena masalahnya besar..
Tetapi karena kamu menanggungnya sendirian.
Letakan pada Allah, biarkan Dia yang menenangkan mu.
Tenang itu mahal, namun Allah memberikannya gratis kepada siapapun yang kembali kepada-Nya.
Pelan-pelan..
Kita pasti bisa.
Jika hati kita sedang belajar untuk lebih ikhlas, lebih tenang, lebih pasrah tanpa menyerah…
Insya Allah kita pasti akan sampai kepada-Nya.
Barakallahu fikum aj’main.
Sukamiskin,