ChatGPTImage15Feb202610.10.5

(oleh: Al-Fakir)

Shubuh ini, kutemukan dan membaca serta berusaha memahami, ayat-ayat dari Allah yang menenangkan, seakan dalam diam Dia, berkata;

“Semua ini tentang dirimu, bukan tentang siapa-siapa.”

1. “Barang siapa berbuat sesuai dengan petunjuk Allah, maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri.”( Al-Isra’ 17:15)

Kadang kita berpikir kita menolong agama, padahal sebenarnya.

Kita sedang menolong diri kita sendiri, untuk tetap hidup dalam cahaya.

2. “Dan barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri.” (Luqman 31:12)

Syukur itu bukan hadiah untuk Allah, tapi obat untuk hati yang mudah lupa.

Dan ternyata syukur itu ya untuk kita sendiri, kita lebih tenang, lebih nyaman dari banyak kebaikan lainya dari syukur itu.

Bukan buat Allah, sebab Allah tidak butuh syukur kita, tetapi kita yang butuh syukur itu.

3. “Dan barang siapa berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri.” (Al-‘Ankabut 29:6)

Setiap perjuangan, setiap air mata dan luka, ternyatantidak pernah sia-sia karena kembali ke diri kita.

Kita lebih tahan banting, lebih dewasa, lebih mudah memaklumi, lebih pengertian.

Dan benar, ternyata Allah juga tidak butuh perjuangan kita, justru kita yang butuh berjuang biar Allah ‘Notice’, biar Allah ‘ngelirik’ kita.

4. “Dan barang siapa yang menyucikan diri, sesungguhnya ia menyucikan diri untuk krbaikan dirinya sendiri.”(Fatir 35;18)

Membersihkan hati bukan untuk terlihat suci, tapi agar jiwa kita ringan saat kembali pulang.

Allah Maha Suci, tidak butuh kita sucikan. Justru kita yang butuh mensucikan diri dan hati kita, biar Allah “menyukai” kita, dan karena Allah tidak menyukai pendosa. Makanya kita – Tobat.

Ahirnya kita tahu, semua yang kita lakukan, yang kita usahakan, memang buat diri kita sendiri.

Semua baik buat kita, sejauh apa yang kita usahakan itu, sebanyak itu pula yang akan kita dapatkan.

Ternyata dalam islam itu ada “feedback.”, dan feedback itu untuk diri kita sendiri, bukan orang lain, bukan pula untuk Allah.

Ingatlah kadang, karena satu ayat saja cukup untuk menenangkan Hati, dan Hari kita

Barakallahu fikum aj’main

Sukamiskin


Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *