(Oleh: Al-Fakir)
Imam Adz-Dzahabi Rahimahullah mengatakan,
Tanda orang ikhlas itu adalah;
Apabila diingatkan kesalahannya maka ia tidak merasa panas hatinya serta tidak pula ia “ngeyel”, justru ia mengakui akan kesalahannya dan mendo’akan orang yang mengingatkannya.
Semoga Allah pun merahmati orang yang telah mengingatkan kesalahanku.
Syaikh Shalih al-Fauzan Rahimahullah mengatakan:
Orang yang menginginkan kebenaran itu merasa senang dengan nasihat dan ia senang diingatkan atas kesalahannya.
(Syarah Kitab al-Ubudiyyah hal 252).
Mengapa kita menolak nasihat dan membenci orang yang telah menyampaikan kebenaran kepada kita?
Apakah di hati kita telah ada penyakit dari benih kemunafikan?
Malik bin Dinar Rahimahullah mengatakan:
Sesungguhnya badan jika ia sedang sakit, maka tidak akan merasa enak saat makan, minum, tidur dan juga istirahat. Demikian juga keadaan hati, apabila diikat dengan kecintaan terhadap dunia, maka berbagai nasihat pun tidak akan bermanfaat baginya. (Az-Zuhd al-Kabir hal 25).
Jangan benci ketika mendengar nasihat, dan jangan membenci orang yang menyampaikan nasihat kepada kita.
Semoga Allah memberkahi kita semua.
Barakallahu fikum aj’main
Sukamiskin,