AMERIKA ANCAM SERANG RUSIA. CIKAL BAKAL PERANG DUNIA KE-3 (1)
Baru saja, Amerika Serikat, melalui Wakil Presiden-nya, JD Vance, mengancam Rusia dengan tindakan militer jika Rusia menolak melakukan perjanjian damai dengan Ukraina. Sebelumnya, ancaman tindakan militer tak pernah diberikan kepada Rusia. Yang mengkhawatirkan adalah jika Rusia, yang sudah habis-habisan mengorbankan tentara dan dana yang teramat besar, menolak, lalu AS benar-benar menyerang Rusia, bisa gawat. Karena bisa dipastikan akan terjadi Perang Dunia III.

Baru saja, Amerika Serikat, melalui Wakil Presiden-nya, JD Vance, mengancam Rusia dengan tindakan militer jika Rusia menolak melakukan perjanjian damai dengan Ukraina. Sebelumnya, ancaman tindakan militer tak pernah diberikan kepada Rusia.
Yang mengkhawatirkan adalah jika Rusia, yang sudah habis-habisan mengorbankan tentara dan dana yang teramat besar, menolak, lalu AS benar-benar menyerang Rusia, bisa gawat. Karena bisa dipastikan akan terjadi Perang Dunia III.

Selama ini perang dunia selalu meletus di benua Eropa. Dan selalu diantara negara-negara Eropa. Setelah itu menyebar ke negara-negara di benua lainnya.
PD I misalnya diawali oleh deklarasi perang kerajaan Austria-Hungaria kepada Serbia karena dianggap terlibat dalam pembunuhan Pangeran Franz Ferdinand, pewaris tahta Kerajaan Austria-Hungaria. Kedua negara itu berada di Eropa.

Setelah pembunuhan itu, Austria-Hungaria membentuk aliansi dengan mengajak Jerman, dan Turki Ustmani. Sementara, Serbia yang didukung Rusia membentuk aliansi bersama Inggris dan Perancis.

Perang itu kemudian merembet hingga ke Asia dan Afrika yang saat itu sebagian besar berada dibawah koloni kerajaan-kerajaan di Eropa juga.

Perang Dunia ke-2 juga sama. Meletus pertama di Eropa. Dimulai oleh Republik Jerman yang mengekspansi dan menduduki Polandia, lalu ke Belanda dan Perancis. Inggris yang merasa terancam membentuk aliansi bersama Amerika dan Rusia. Sementara Jerman mengajak Italia dan Jepang.

Enam tahun perang berkobar. 80 juta jiwa korbannya.
Kini yang bersitegang adalah Amerika dan Rusia, dua negara raksasa yang memenangi PD 1 dan PD 2, sama-sama punya nuklir dan peralatan militer yang mematikan. Dan sama-sama punya pengaruh besar di wilayah Asia dan Afrika.

Jika perang meletus, China yang sejak PD 1, PD 2, Perang Dingin, dan hingga kini selalu bersama Rusia, pasti akan ikutan mendukung Rusia untuk menghadapi Aliansi negara sekutu (blok barat) yang dipimpin Amerika.

Aliansi blok barat, pasti akan mengganggu pengaruh RRC di dunia, termasuk yang saat ini bertebaran di wilayah Indonesia.

Lalu aliansi ekonomi yang juga akan panas, antara kelompok G7 yang dipimpin Amerika dengan kelompok BRICS yang dipimpin Rusia dan RRC.

Lalu bagaimana nasib negara kita, yang saat ini menangkap pelaku pemagaran laut Jakarta saja ga kelar-kelar?

Penulis: Beni S, ptk, 15.2.25

Baca Juga Mulyono Wujud Pengaruh China di Indonesia Pasca Perang Dunia 2?

Our Social Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *